IMPLEMENTASI SENAM KAKI TERHADAP SENSITIVITAS KAKI DAN KADAR GULA DARAH PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS

Indana Nailin Nikmah1* Ludiana Ludiana2 Tri Kesuma Dewi3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan hiperglikemia kronis dan gangguan metabolisme karbohidrat, lipid serta protein. Penyakit ini saat ini diderita oleh sekitar 536,6 juta penduduk dunia dan diperkirakan hingga tahun 2045 akan meningkat menjadi 783,2 juta. Penderita diabetes mellitus memiliki kadar gula darah yang cenderung tinggi dan penderita dapat mengalami gangguan sensasi yang dapat berakibat terhadap terjadinya ulkus kaki. Tujuan implementasi ini adalah mengetahui perubahan sensitivitas kaki dan kadar gula darah penderita diabetes mellitus sebelum dan setelah pemberian implementasi senam kaki di Puskesmas Purwosari Kecamatan Metro Utara. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan dua orang pasien diabetes mellitus tipe 2. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa karakteristik yang memengaruhi terjadinya diabetes mellitus pada subjek I yaitu faktor usia 59 tahun, jenis kelamin perempuan, IMT 17,9 terdapat riwayat DM dari keluarga dan aktivitas fisik. Sedangkan subjek II berumur 50 tahun, jenis kelamin perempuan, ada riwayat DM, IMT 25,2 dan aktivitas fisik. Hasil implementasi didapatkan bahwa sebelum implementasi skor sensitivitas kaki subjek I yaitu 3 titik dan subjek II yaitu 4 titik dengan kadar gula darah subjek I adalah 488 mg/dl dan subjek II 280 mg/dl. Setelah implementasi senam kaki, skor sensitivitas kaki subjek I meningkat menjadi 5 titik, subjek II meningkat menjadi 6 titik dengan penurunan kadar gula darah subjek I adalah 164 mg/dl dan subjek II 96 mg/dl. Disarankan agar penderita diabetes mellitus dapat melakukan senam kaki secara rutin untuk mengontrol kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas kaki.

Full Text:

PDF

References


Risk factors contributing to type 2 diabetes and recent advances in the treatment and prevention. Int. J. Med. Sci. 11, 1185–1200 (2019).

WHO. Diabetes. 5, 248–253 (2023).

IDF. IDF Diabetes Atlas 2021 10TH edition. Diabetes Research and Clinical Practice 102, (International Diabetes Federation (IDF), 2022).

Kemenkes RI. Laporan Provinsi Lampung RISKESDAS 2018. (Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI, 2019).

Dinkes Prov. Lampung. Profil Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, 2023).

Dinkes Kota Metro. Profil Kesehatan Kota Metro Tahun 2021. (Dinkes Kesehatan Kota Metro, 2022).

LeMone, P., Burke, K. M. & Bauldoff, G. Buku ajar keperawatan medikal bedah. 2, (Buku Kedokteran EGC, 2016).

Schreiber, A. K. Diabetic neuropathic pain: Physiopathology and treatment. World J. Diabetes 6, 432 (2015).

Utami, I. T. the Efffectiveness of Diabetes Foot Exercise Intervention on Ipswich Touch Test (IpTT) in Diabetes Mellitus Patients Typ 2. Wacana Kesehatan. 3, 1–12 (2018).

Widianti, A. T. & Proverawati, A. Senam Kesehatan. (Nuha Medika, 2016).

Margaretta, S. S. Efektivitas Senam Kaki Diabetes Terhadap Sensitifitas Kaki dan Resiko Jatuh Pada Lansia Diabetes Mellitus. (Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, 2015).

Priyanto, S., Sahar, J. & Widyatuti. Pengaruh Senam Kaki Terhadap Sensitivitas Kaki dan Kadar Gula Darah Pada Aggregat Lansia Diabetes. Pros. Konf. Nas. PPNI Jawa Teng. 1, 76–82 (2022).

Brahmantia, B., Falah, M., Rosidawati, I., Sri, A. & Dinia, N. Pengaruh Senam Kaki Diabetik Terhadap Sensitivitas Kaki Penderita Dm Di Puskesmas Parungponteng Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya. Healthc. Nurs. J. 2, 15–19 (2020).

Nurjannah, M. & Asthiningsih, N. W. W. Hipoglikemi pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2. Jawa Tengah : Pena Persada (CV. Pena Persada, 2023).

Komariah & Rahayu, S. Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Indeks Massa Tubuh Dengan Kadar Gula Darah Puasa Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Klinik Pratama Rawat Jalan Proklamasi, Depok, Jawa Barat. J. Kesehat. Kusuma Husada 1, 41–50 (2020).

Rita, N. Hubungan Jenis Kelamin, Olah Raga Dan Obesitas Dengan Kejadian Diabetes Mellitus Pada Lansia. Jik- J. Ilmu Kesehat. 2, 93–100 (2018).

Tarwoto, Wartonah, Taufiq, I. & Mulyati, L. Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Endokrin. (CV. Trans Info Media, 2019).

Etika, A. N. & Monalisa, V. Riwayat Penyakit Keluarga Dengan Kejadian Diabetes Mellitus. J. Care 4, 51–57 (2018).

Masi, G. & Oroh, W. Hubungan Obesitas Dengan Kejadian Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Kota Manado. J. Keperawatan 6, 1–6 (2018).

Setyoadi & Kushariyadi. Terapi Modalitas Keperawatan Pada Klien Psikogeriatrik. (Salemba Medika, 2018).

Nuraeni, N. & Arjita, I. P. D. Pengaruh Senam Kaki Diabet Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Mellitus Type Ii. J. Kedokt. 3, 618 (2019).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id