PENERAPAN PEMBERIAN KOMPRES HANGAT PADA DAHI DAN AXILLA TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) YANG MENGALAMI DEMAM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS METRO
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Demam adalah keadaan ketika suhu tubuh meningkat melebihi suhu tubuh normal. Apabila suhu tubuh melebihi 37,5 oC. Perubahan suhu tubuh yang ekstrem dapat membahayakan bagi tubuh. Cara yang dapat untuk memelihara suhu tubuh diantaranya adalah melalui terapi farmakologi berupa obat-obatan medis atau antipiretik, dan terapi non farmakologi salah satunya melalui kompres hangat yang bertujuan memperlancar sirkulasi darah, mengurangi rasa sakit, memberi rasa hangat, nyaman, dan tenang pada klien. Kompres dapat dilakukan di ketiak (axilla), di lipatan paha (femoral) dan di dahi (frontal). Menggambarkan penerapan kompres hangat dahi dan axilla untuk menurunkan suhu tubuh anak usia prasekolah yang mengalami demam. Rancangan karya tulis ilmiah menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 2 orang anak yang mengalami demam yang dirawat di Puskesmas Metro Pusat. Kedua subyek penerapan adalah anak berusia 4 tahun berjenis kelamin perempuan. Subyek 1 mengalami demam karena infeksi pada mata sedangkan subyek 2 mengalami demam karena batuk pilek. Kedua subyek sama-sama mendapatkan terapi obat. Gambaran suhu tubuh sebelum dilakukan penerapan kompres hangat di dahi dan axilla, suhu tubuh An. N mencapai 38,0 oC dan An. S mencapai 37,7 oC. Penerapan kompres hangat di dahi dan axilla mampu menurunkan suhu tubuh. Teknik kompres hangat di dahi dan axilla dalam penerapan sudah menurunkan suhu tubuh anak An.N sebesar 2 oC (38,0 – 36,0 oC) dan An.S sebesar 1,4 oC (37,7 – 36,3 oC). Penerapan kompres hangat di dahi dan axilla mampu menurunkan suhu tubuh anak yang mengalami demam. Bagi ibu yang memiliki anak yang mengalami demam dapat menjadikan kompres hangat pada dahi dan axilla sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi masalah demam pada anak.
Full Text:
PDFReferences
Ayu, E. I., Irwanti, W & Mulyanti. (2015). Kompres Air Hangat pada Daerah Aksila dan Dahi terhadap Penurunan Suhu Tubuh pada Pasien Demam di PKU Muhammadiyah Kutoarjo. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia Vol. 3, No.1, Tahun 2015, 10 – 14.
Dinas Kesehatan Propinsi Lampung. (2020). Profil Kesehatan Lampung 2019. Lampung.
Profil Puskesmas Metro Pusat. Metro. Dikutip dari https://dinkes. metrokota.go.id.
Tamsuri, A. (2012). Tanda-Tanda Suhu Tubuh. Jakarta: EGC.
Asmadi. (2012). Teknik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika
Lusia. (2015). Mengenal Demam & Perawatan Pada Anak. Surabaya; Airlangga University press (AUP).
Sari, E, K & Ariningpraja, R.T. (2021). Demam,Mengenal Demam & Aspek Perawatannya. Malang; Universitas Brawijaya Press (UB Press)
Mubarak, W. I., Indrawati, L & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta; Salemba Medika.
Potter,P.A., & Perry, A.G. (2010). Fundamental Keperawatan Buku 2 Edisi 7. Jakarta: SEA.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id