PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS YOSOMULYO

Faula Dimas Pratama1* Ludiana Ludiana2 Tri Kesuma Dewi3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Hipertensi merupakan tekanan di dalam pembuluh darah melebihi 140 mmHg (sisitolik) dan 90 mmHg (diastolik) pada dua kali pengukuran atau lebih. Hipertensi adalah faktor risiko utama untuk penyakit kardiovaskular aterosklerotik, gagal jantung, stroke dan gagal ginjal. Pengobatan hipertensi dapat diatasi dengan cara nonfarmakologi yaitu dengan teknik distraksi, salah satunya dengan mendengarkan musik, khususnya musik klasik, dengan mendengarkan musik, sistem limbik teraktivasi dan individu menjadi rileks. Saat keadaan rileks inilah tekanan darah menurun. Tujuan:  Mengetahui penerapan musik klasik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Yosomulyo. Metode: Menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 2 orang pasien yang menderita hipertensi. Penerapan dilakukan 1 kali sehari selama 3 hari dengan durasi 17 menit. Hasil: Hasil pengukuran tekanan darah sebelum dilakukan penerapan terapi musik klasik, tekanan darah subyek I sebesar 166/90 mmHg dan subyek II sebesar 172/121 mmHg. Hasil pengukuran setelah dilakukan penerapan terapi musik klasik terjadi penurunan tekanan darah pada subyek I sebesar 146/85 mmHg dan subyek II sebesar 160/110 mmHg. Rata-rata penurunan sistolik subyek I sebesar 2 mmHg dan subyek II sebesar 1,67 mmHg. Kesimpulan: Penerapan terapi musik klasik mampu menurunkan tekanan darah pada penderita  hipertensi. Bagi penderita hipertensi menerapkan terapi musik klasik dengan  memodifikasi lingkungan yang akan digunakan untuk melakukan relaksasi agar suasana tenang

Full Text:

PDF

References


Sari, K. M. W. D., Herawati, N & Murtiningsih, A. T. (2018). Pengaruh Terapi Musik Klasik terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Kelurahan Simpang Rumbio Wilayah Kerja Puskesmas KTK Kota Solok. MENARA Ilmu Vol. XII No. 3 April 2018.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Hari Hipertensi Dunia 2019: Know Your Number, Kendalikan Tekanan Darahmu dengan Cerdik. Diakses tanggal 29 Maret 2021. www.depkes.go.id>article>view> harihipertensidunia2019.

Dinas Kesehatan Propinsi Lampung. (2020). Profil Kesehatan Propinsi Lampung Tahun 2019. Bandar Lampung.

Puskesmas Yosomulyo Metro Pusat. (2022). Profil Puskesmas Yosomulyo Metro Pusat. Metro.

Smeltzer, S. C (2020). Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth Edisi 12. Jakarta: EGC.

Nurrahmani, U. (2012). Stop Hipertensi. Yogyakarta: Familia.

Black, J. M & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah. Indonesia: CV. Pentasada Media Edukasi

Triyanto, E. (2014). Pelayanan Keperawatan bagi Penderita Hipertensi secara Terpadu. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Wijaya, A. S & Putri, Y. M. (2013). Keperawatan Medikal Bedah (Keperawatan Dewasa). Yogyakarta: Nuha Medika.

LeMone, P., Burke, K. M & Bauldoff, G. (2016). Buku Ajar keperawatan Medikal Bedah Volume 3.alih bahasa: Subekti, B.N. Jakarta: EGC

Solehati, T & Kosasih, C. E. (2015). Konsep dan Aplikasi Relaksasi dalam Keperawatan Maternitas. Bandung: PT. Refika Aditama.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id