PENERAPAN RELAKSASI NAFAS DALAM TERHADAP NYERI KEPALA PADA PENDERITA PENYAKIT HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS METRO

Juan Tegar Lisdiarto1* Ludiana Ludiana2 Asri Tri Pakarti3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Hipertensi atau darah tinggi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang penting dimana jarang menyebabkan gejala nyeri yang nyata pada kesehatan pasien. Salah satu tindakan non-farmakologis yang dapat dilakukan untuk menurunkan skala nyeri pada pasien Hipertensi yaitu teknik relaksasi nafas dalam. Tujuan penerapan ini adalah membantu menurunkan skala nyeri pada pasien Hipertensi melalui teknik relaksasi nafas dalam di wilayah kerja Puskesmas Metro tahun 2021. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan sebanyak 2 (dua) orang pasien Hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Metro tahun 2021. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan teknik relaksasi nafas dalam, skala nyeri pada kedua subyek mengalami penurunan yaitu skala nyeri 2 dengan karakteristik nyeri ringan. Bagi pasien Hipertensi, hendaknya dapat melakukan teknik relaksasi nafas dalam secara rutin dan mandiri karena teknik relaksasi nafas dalam dapat membantu menurunkan atau mengontrol nyeri yang terjadi

Full Text:

PDF

References


Kementrian Kesehatan Republik

Indonesia. (2021). ‘Hasil Utama

RISKESDAS 2018’. Badan Penelitian

Dan Pengembangan Kesehatan.

Website

https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upl

oad/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasilriskesdas-2018_1274.pdf

Kementrian Kesehatan Republik

Indonesia. (2021). ‘Hipertensi

Penyakit Paling Banyak Diidap

Masyarakat’. Website Kementrian

Kesahatan RI. Di akses dalam situs

https://www.kemkes.go.id/article/vie

w/ 19051700002/hipertensipenyakit-paling-banyak-diidapmasyarakat.ht

ml#:~:text=Hipertensi%20terjadi%20p

ada%20kelompok%20umur,3%25%20

tidak%20rutin%20minum%20obat.

Dinas Kesehatan Kota Metro. (2019).

‘jumlah penderita hipertensi di kota

metro pada tahun 2019’. Website

http://dinkes.metrokota.go.id/

LeMone, P., Burke, K., M., &

Bauldoff, G. (2016). Buku ajar

Keperawatan Medikal Bedah,

Gangguan Kardiovaskuler. Diagnosis

Keperawatan Nanda Pilihan, NIC

NOC. Alih Bahasa : Subekti, B.N.

Jakarta : EGC

Smeltzer, C. Suzane & Bare. (2002).

Buku Ajar Keperawatan Medikal

Bedah Brunner & Suddart. (Alih

bahasa Agung Waluyo). Edisi 8. Vol.

III. Jakarta : EGC

Febriyanto, F. (2019). Pengaruh

Teknik Relaksasi Nafas Dalam

Terhadap Penurunan Tekanan Darah

Pada Pasien Hipertensi di Rsud Dr.

Soeratno Gemolong Tahun 2018.

Jurnal Profesi Keperawatan

(JPK),6(1)

Mubarak, W. I., Indrawati, L., &

Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu

Keperawatan Dasar. Jakarta :

Salemba Medika Asmadi. (2008).

Teknik Prosedural Keperawatan.

Konsep dan Aplikasi. Jakarta:EGC

Baker. P. (2012). ‘Beda Nyeri Peria

dan Wanita Lebih Karena Psikologis’

Website health.detik.com Diakses

dalam situs

https://health.detik.com/beritadetikhealth/d-1830704/beda-nyeripria-dan-wanita-lebih-karenapsikologis/.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id