HUBUNGAN LAMA BEKERJA PERAWAT DENGAN TEKANAN IRIGASI LUKA SAAT PERAWATAN LUKA DI BANGSAL BEDAH

Suyanto Suyanto1*
(1) 
(*) Corresponding Author

Abstract

Perawatan luka merupakan tindakan mandiri perawat yang mencakup rangkaian tindakan – tindakan yang simultan. Dimulai dari membuka balutan, membersihkan, dan menutup luka. Tindakan membersihkan luka bisa dilakukan dengan menggunakan tehnik irigasi. Tehnik ini sangat tergantung dari konsistensi tekanan irigasi yang dilakukan. Salah satu hal yang dapat mempengaruhi konsistensi tekanan irigasi adalah lama bekerja perawat di bangsal bedah. Penelitian ini ingin melihat sejauh mana hubungan antara lama bekerja dengan tekanan irigasi luka. Desain cross sectional digunakan dalam penelitian ini, stratified random sampling dengan jumlah sampel 92 responden. Rank spearman test digunakan sebagai uji analisis dengan hasil p value < 0,05, r = -0,21  ada hubungan antara lama bekerja dengan tekanan irigasi luka. Diharapkan penelitian lainnya mengenai hubungan lingkar lengan perawat  dengan tekanan irigasi luka.

Kata kunci : Lama bekerja;  irigasi luka;  perawatan luka

 

Keywords


Lama bekerja; irigasi luka; perawatan luka

Full Text:

PDF

References


Anglen, J,O.2010. Wound irrigation in muskuloskeletal injury. Journal the American Academy of Orthopaedic Surgeons, 9 (4) 219-226

American College Of Surgeons Commitee On Trauma. 2007. Trauma Toraks dalam ATLS Student Course Manual 8th edition. USA

Bhandari, M., Jeray, K. J., Petrisor, B. A., Ansdell, D. H., Schemitsch, E. H., Anglen, J., et al. 2015. A Trial of Wound Irrigation in the Initial Management of Open Fracture Wounds. N Engl J Med, 373:2629-2641.

Bryant R. A & Nix D.P. 2007. Acute and Chronic Wounds Current Management Conceps (3rd ed). St. Louis Missoury: Mosby Elsevier.

Depkes RI. 2013. Riset kebutuhan dasar. Jakarta : Departemen Kesehatan RI

Diligence, M, M. 2009. Advanced Medical Technologies. http://mediligence.com.

Faizin, A dan Winarsih. 2008. Hubungan tingkat pendidikan, lama kerja perawat dan kinerja perawatdi RSU Pandan Aran Kabupaten Boyolali. Berita Ilmu Keperawatan. Vol 1(3) 137-42

Lloyd, J, M. 2012. Wound Cleansing. British Journal of Healthcare Assistants. 6(6): 267–71

Mak, et al. 2015. Pressurised irrigation versus swabbing method in cleansing wounds healed by secondary intention: A randomised controlled trial with cost-effectiveness analysis. International Journal of Nursing Studies, Vol 5,88-101

Nicks, et al. 2010. Acute wound management: revisiting the approach to assessment, irrigation, and closure consideration. Int J Emerg Med, 3(4) 399-407

Robbin, S.P, & Judge. 2008. Perilaku organisasi, edisi ke-12. Jakarta : Salemba Empat

Sastrohadiwiryo, S. 2002. Manajemen tenaga kerja Indonesia. Jakarta: Bumi Aksara

Sharkey, B. J. 2003. Fitness And Health. Alih bahasa Kebugaran dan

Kesehatan. Jakarta: P.T. Raja Grafindo Persada

Suyanto & Amal,A.I. 2017. Modern wound irrigation device (MWID) reduce the number of bacteria in diabetic ulcer patients. INJEC, Vol 2 (1) 105-108




DOI: https://doi.org/10.52822/jwk.v3i2.81

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




___________________________________________________________________
Jurnal Wacana Kesehatan
ISSN 2088-5776 (print) | 2541-6251 (online)
Managed by: Research and Community Service Institute
Published by: Fakultas Kesehatan Universitas Dharma Wacana Metro
W: https://www.jurnal.akperdharmawacana.ac.id/
E: lppmakdw@gmail.com

a This work is licensed Under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Creative Commons License