IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG STUNTING
(1) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(2) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Stunting pada anak masih menjadi masalah serius karena dapat mengganggu perkembangan otak, kemampuan berpikir, dan meningkatkan risiko penyakit di masa dewasa. Prevalensi stunting global mencapai 22,3%, sementara di Indonesia sebesar 18,3%, dan di Kota Metro sebesar 3,5%. Faktor penyebab meliputi status gizi ibu, asupan makanan, penyakit infeksi, sanitasi, MPASI, kondisi sosial ekonomi, dan pengetahuan ibu. Pengetahuan ibu menjadi kunci pencegahan stunting, sehingga pendidikan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan perilaku yang mendukung pertumbuhan anak. Tujuan implementasi ini adalah mengidentifikasi tingkat pengetahuan ibu hamil tentang stunting sebelum dan setelah mendapatkan pendidikan kesehatan. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan dua ibu hamil dengan pengetahuan rendah. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil temuan, kedua subjek merupakan ibu usia reproduksi sehat dengan pendidikan SMA dengan status pekerjaan ibu rumah tangga. Kondisi kesehatan mendukung pencegahan stunting meski ada risiko dari aspek ekonomi. Sebelum pendidikan kesehatan, pengetahuan kedua subjek tergolong cukup, namun setelah diberikan edukasi tentang stunting, pengetahuan kedua subjek meningkat menjadi kategori baik. Disimpulkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan secara terbukti efektif meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting.
Full Text:
PDFReferences
Dewi, N. W. E. P. & Ariani, N. K. S. Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Gizi Menurunkan Resiko Stunting Pada Balita di Kabupaten Gianyar. J. Menara Med. 2, 119–127 (2020).
Latif, R. V. N. & Istiqomah, N. Determinan Stunting Pada Siswa Sd Di Kabupaten Pekalongan. Unnes J. Public Heal. 6, 68 (2017).
Teja, M. Stunting Balita Indonesia Dan Penanggulangannya. Pus. Penelit. Badan Keahlian DPR RI XI, 13–18 (2019).
UNICEF, WHO & World Bank. Level and trend in child malnutrition. World Health Organization (UNICEF-WHO-World Bank, 2023).
Kemenkes RI. Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 (SKI) Dalam Angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, 2024).
Dinkes Kota Metro. Profil Kesehatan Kota Metro Tahun 2023. (2024).
Helmyati, S., Atmaka, D. R., Wisnusanti, S. U. & Wigati, M. Stunting Permasalahan dan Penanganannya. (Gadjah Mada University Press, 2022).
Olsa, E. D., Sulastri, D. & Anas, E. Hubungan Sikap dan Pengetahuan Ibu Terhadap Kejadian Stunting pada Anak Baru Masuk Sekolah Dasar di Kecamatan Nanggalo. J. Kesehat. Andalas 6, 523 (2018).
Kemenkes RI. Cegah Stunting, itu Penting. Pus. Data dan Informasi, Kementeri. Kesehat. RI 2, 1–27 (2018).
Notoadmodjo, S. Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi. (PT. Rineka Cipta, 2018).
Kisman, Supodo, T., Munir, S. & Banudi, L. Pengaruh Pemberian Metode Penyuluhan Terhadap Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting. J. Media Gizi Pangan 27, 86–97 (2020).
Arsyati, A. M. Pengaruh Penyuluhan Media Audiovisual Dalam Pengetahuan Pencegahan Stunting Pada Ibu Hamil Di Desa Citabot 2 Cibungbulang. Promotor 2, 182 (2019).
Rosmiati, Muhdar, Tedy Tulak, G., Saputri, E. & Wahyu Susanti, R. Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Stunting Untuk Meningkatkan Pengetahuan Para Ibu Di Wilayah Kerja Puskesmas Polinggona. J. Endur. Kaji. Ilm. Probl. Kesehat. 5, 557–563 (2020).
Manggala, A. K., Kenwa, K. W. M., Kenwa, M. M. L., Sakti, A. A. G. D. P. J. & Sawitri, A. A. S. Risk factors of stunting in children aged 24–59 months. Paediatr. Indones. 58, 205–12 (2018).
Deswita, Yeni, F. & Sari, I. M. Kenali Stunting dan Pencegahannya. (CV. Adanu Abimata, 2022).
Apriluana, G. & Fikawati, S. Analisis Faktor-Faktor Risiko terhadap Kejadian Stunting pada Balita (0–59 Bulan) di Negara Berkembang dan Asia Tenggara. Media Penelit. dan Pengemb. Kesehat. 28, 247–256 (2018).
Nshimyiryo, A. et al. Risk factors for stunting among children under five years: A cross-sectional population-based study in Rwanda using the 2015 Demographic and Health Survey. BMC Public Health 19, 1–10 (2019).
Maryunani, A. Ilmu Kesehatan Anak Dalam Kebidanan. (CV. Trans Info Media, 2019).
Sarman & Darmin. Hubungan ASI Eksklusif dan Paritas dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 6–12 Bulan di Kota Kotamobagu: Studi Retrospektif. Gema Wiralodra 12, 206–216 (2021).
Junus, R., K.L.Langi, G., Paruntu, O. L. & Ranti, I. N. Usia Saat Hamil Dan Lila Dengan Kejadian Stunting Pada Anak Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Ratatotok. E-Prosiding Semnas Poltekkes Kemenkes Manad. 01, 381–391 (2022).
Pasalina, P. E., Fil Ihsan, H. & Devita, H. Hubungan Riwayat Anemia Kehamilan dengan Kejadian Stunting pada Balita. J. Kesehat. 12, 267–279 (2023).
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id