IMPLEMENTASI TERAPI GENGGAM JARI BOLA KARET TERHADAP KEKUATAN OTOT EKSTREMITAS ATAS PASIEN STROKE
(1) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(2) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Stroke adalah gangguan serebrovaskular akut akibat pecahnya atau tersumbatnya pembuluh darah di otak. Masalah utama yang sering dialami pasien pasca stroke adalah gangguan mobilitas fisik akibat hemiparesis, hilangnya keseimbangan dan koordinasi, yang terkait kelemahan otot. Penatalaksanaan pada masalah kelemahan otot dapat dilakukan menggunakan terapi genggam bola karet. Tujuan implementasi ini adalah mengidentifikasi kekuatan otot pasien stroke sebelum dan setelah mendapatkan terapi genggam bola karet. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Responden yang digunakan dua pasien stroke. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan didapatkan karakteristik yang berpotensi memengaruhi terjadinya stroke pada subjek I meliputi usia lanjut, jenis kelamin perempuan, serta riwayat penyakit penyerta seperti hipertensi, diabetes mellitus, dan penyakit jantung. Sedangkan pada Subjek II, meliputi usia, jenis kelamin, IMT, serta riwayat diabetes mellitus. Sebelum terapi, kedua subjek mengalami penurunan kekuatan otot pada lengan kiri, sementara lengan kanan normal (derajat 5). Subjek I berada pada derajat 1, dan subjek II pada derajat 2. Setelah terapi genggam bola karet, kekuatan otot subjek I tidak berubah (tetap derajat 1), sedangkan subjek II meningkat dari derajat 2 menjadi derajat 3 pada hari ketiga. Disarankan pasien dapat melakukan terapi genggam bola karet secara mandiri sehingga kekuatan otot yang mengalami kelemahan dapat meningkat.
Full Text:
PDFReferences
Zhang, X. et al. Analysis of ischemic stroke burden in Asia from 1990 to 2019: based on the global burden of disease 2019 data. Front. Neurol. 14, 1–10 (2023).
WHO. Cardiovascular diseases (CVDs). 1–3 (2024). Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cardiovascular-diseases-(cvds). (Diakses: 20 April 2023)
Feigin, V. L. et al. World Stroke Organization (WSO): Global Stroke Fact Sheet 2022. Int. J. Stroke 17, 18–29 (2025).
Tan, K. S. et al. Stroke in Asia. Cerebrovasc. Dis. Extra 4, 58–75 (2024).
Kemenkes RI. Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023 (SKI) Dalam Angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, 2024).
Ludiana, L. & Supardi, S. Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pasien Pasca Stroke Di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarsari Metro. J. Wacana Kesehat. 5, 505 (2020).
Wijaya, A. S. & Putri, Y. M. KMB2 Keperawatan Medikal Bedah: keperawatan dewasa. Buku 2 (Nuha Medika, 2018).
Bustan, N. Manajemen Pengendalian Penyakit Tidak Menular. (PT. Rineka Cipta, 2019).
Smeltzer, S. C. Keperawatan medikal bedah Brunner & Suddarth. (Buku Kedokteran EGC, 2018).
Black, J. M. & Hawks, J. H. Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. 3, (Elsevier Inc, 2019).
Sari, D. M. & Kustriyani, M. Penerapan Genggam Bola Untuk Mengatasi Gangguan Mobilitas Fisik pada Pasien Stroke Non Hemoragik. Pros. Semin. Nas. Hasil-Hasil Penelit. dan Pengabdi. Masy. 5, 163–170 (2023).
Cahyaningtias, F. D., Hartono, D. & Widhiyanto, A. Pengaruh Latihan Genggam Bola Karet Gerigi Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Ekstremitas Atas Pada Pasien Stroke Di Desa Brabe ( Studi Di Maron Probolinggo ). J. Ilmu Kesehat. Mandira Cendikia 3, 155–165 (2024).
Munifah, S., Ratnaningsih, A., Sistyawan, E. & Safii, I. Pengaruh Terapi Genggam Bola Karet terhadap Peningkatan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD Kardinah Kota Tegal. NAJ Nurs. Appl. J. 2, 79–88 (2024).
Haryono, R. & Setianingsih, S. Awas Musuh-musuh Anda Setelah Usia 40 tahun. (Gosyen Publishing, 2019).
Rahayu, T. G. Analisis Faktor Risiko Terjadinya Stroke Serta Tipe Stroke. Faletehan Heal. J. 10, 48–53 (2023).
Bushnell, C. et al. Guidelines for the prevention of stroke in women: A statement for healthcare professionals from the American heart association/American stroke association. Stroke 45, 1545–1588 (2019).
Pan, B. et al. The relationship between smoking and stroke A meta-analysis. Med. (United States) 98, 1–15 (2019).
Gardino, S., Firmansyah, Y. & Naibaho, M. L. Analisis multivariat faktor risiko metabolik penyebab kejadian Stroke (studi kasus kontrol di Puskesmas Kecamatan Cempaka putih). J. Med. Hutama 3, 2704–2717 (2022).
Noor, Z. Buku Ajar Gangguan Muskuloskeletal. (Salemba Medika, 2017).
Indiradewi, N. lUh P. C. Skala Kekuatan Otot Ekstremitas Pada Pasien Stroke Non Hemoragik di RSUD Klungkung. (Poltekes Kemenkes Denpasar, 2021).
Andersson, D. C. et al. Ryanodine Receptor Oxidation Causes Intracellular Calcium Leak and Muscle Weakness in Aging. J. Am. Heart Assoc. 117, 1–21 (2017).
Langhorne, P., Bernhardt, J. & Kwakkel, G. Stroke rehabilitation. Lancet 377, 1693–1702 (2019).
Armando, R., Rosyidah, I. & Baderi. Pengaruh Terapi Genggam Bola Karet Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Pasien Post CVA Infark. Molecules 2, 1–12 (2020).
Indrawati. Pengaruh Kombinasi Terapi latihan ROM, Genggam Bola Karet dan Kompres Hangat Terhadap kekuatan Motorik Ekstremitas Atas dan Kadar Kortisol Pada Klien Pasca Stroke. (Universitas Airlangga, 2018).
Sari, A. C., Ayubbana, S. & Sari, S. A. Efektifitas Terapi Genggam Bola Karet Terhadap Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke. J. Cendikia Muda 1, 283–288 (2021).
Milad Etemadi, S. et al. Histological and radiological evaluation of low-intensity pulsed ultrasound versus whole body vibration on healing of mandibular bone defects in rats. Med. 56, 1–10 (2020).
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id