IMPLEMENTASI EDUKASI PERAWATAN KAKI TERHADAP PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2

Andre Aprilla Tyasno1* Sapti Ayubbana2 Tri Kesuma Dewi3
(1) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(2) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang dapat menimbulkan komplikasi serius, salah satunya ulkus pada kaki akibat neuropati dan gangguan sirkulasi. Edukasi perawatan kaki yang efektif dapat membantu pasien DM mengurangi risiko terjadinya dan komplikasi. Tujuan dari implementasi ini adalah untuk mengetahui efektivitas implementasi edukasi perawatan kaki terhadap pengetahuan pasien diabetes melitus. Karya tulis ilmiah ini menggunakan desain study kasus (case study) dengan sampel yang digunakan sebanyak 2 subyek pasien DM type 2 yang memiki tingkat pengetahuan kurang. Analisa data yang digunakan yaitu analisis deskriptif. Hasil implementasi sebelum dilakukan edukasi perawatan kaki pada subyek I (Tn T) skor tingkat pengetahuan 27 dimana skor ini menunjukan kategori tingkat pengetahuan kurang dan untuk subyek II (Tn S) skor tingkat pengetahuan 21 dimana skor ini juga menunjukan kategori tingkat pengetahuan kurang. Setelah dilakukan implementasi edukasi perawatan kaki selama 3 hari maka skor tingkat pengetahuan kedua subyek implementasi meningkat yaitu untuk Tn T  45 dan Tn S 39 dimana skor tersebut menunjukan perubahan katergori tingkat pengetahuan yaitu baik. Kesimpulan implementasi edukasi perawatan kaki dapat meningkatkan pengetahuan pasien DM type 2.

Full Text:

PDF

References


Listrikawati, M., & Harti, A. S. (2021). Efektifitas Biblioterapi Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Pada Pasien Dengan Diabetes Mellitus Pada Kelompok Prolanis Kartasura. Journal of Advanced Nursing and Health Sciences, 83-88.

Zatihulwani, E. Z., Sasmito, N. B., & Putra, K. W. R. (2025). Diabetes Self Manajemen Education Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Mellitus Tipe II Di Desa Tugusumberjo Peterongan Jombang: Diabetes Self Management Education As An Effort To Improve The Quality Of Life Of Type II Diabetes Mellitus Patients In Tugusumberjo Village Peterongan Jombang. Jurnal Abdimas Pamenang, 3(1), 40-47.

International Diabetes Federation IDF. (2021). Renewing the Fight: A Call to Action for Diabetes and Chronic Kidney Disease. Retrieved from www.idf.org.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Tetap Produktif, Cegah dan Atasi Diabetes Mellitus. In pusat data dan informasi kementrian kesehatan RI

Hadi, R., Yulendasari, R., & Andoko, A. (2025). Pengaruh Aktivitas Jalan Kaki terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Sewaktu pada Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Panjang Bandar Lampung. Malahayati Nursing Journal, 7(3), 1035-1045.

Apriyan, N., Kridawati, A., & W. Rahardjo, T. B. (2020). Hubungan Diabetes Mellitus Tipe 2 Dengan Kualitas Hidup Pralansia Dan Lansia Pada Kelompok Prolanis. Jurnal Untuk Masyarakat Sehat (JUKMAS), 4(2), 144–158. https://doi.org/10.52643/jukmas.v4i2.1028

Chaki, J., & Wozniak, M. (Eds.). (2025). Deep Learning in Diabetes Mellitus Detection and Diagnosis. CRC Press.

Daryani, N. (2023). Analisis Asuhan Keperawatan Pada Lansia Diabetes Melitus Dengan Masalah Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif Melalui Penerapan Senam Kaki Di Rs Palang Biru Kutoarjo (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG).

Schaper, N. C., van Netten, J. J., Apelqvist, J., Bus, S. A., Hinchliffe, R. J., Lipsky, B. A., & IWGDF Editorial Board. (2020). Practical guidelines on the prevention and management of diabetic foot disease (IWGDF 2019 update). Diabetes/metabolism research and reviews, 36, e3266.

Husen, S. H., & Basri, A. (2021). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi terjadi Ulkus Diabetik pada Penderita Diabetes Melitus di Diabetes Center Kota Ternate. Promotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(1), 75-86.

Asnaniar, W. O. S., & Hidayat, R. (2023). Tingkat Pengetahuan Pasien Diabetes Melitus pada Pencegahan Luka Kaki Diabetes. Window of Nursing Journal, 1-8.

Hasdianah, H. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan perawatan kaki pada penderita diabetes melitus. Jurnal Keperawatan Indonesia, 15(2), 45–52.

Notoatmodjo . (2015). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta

Li, X., Wang, Y., Zhang, L., & Liu, H. (2025). Age-related differences in diabetes self-care knowledge and practice among patients with type 2 diabetes: A multicenter survey in China. BMC Geriatrics, 25(1), 112. https://doi.org/10.1186/s12877-025-01543-7

Aljaouni, M., Alraiyes, T., Alalwan, T., Alsulaimani, H., Alshareef, R., & Alharbi, F. (2023). Knowledge and practice of diabetic foot care among diabetic patients in Saudi Arabia: A cross-sectional study. Journal of Taibah University Medical Sciences, 18(1), 45–51. https://doi.org/10.1016/j.jtumed.2022.12.005

Shahdan, I. A., Mat, S. N., & Latiff, Z. A. (2018). Knowledge and practice of foot care among diabetic elderly in UKM Medical Centre (UKMMC). Malaysian Journal of Nursing, 9(3), 24–30. https://ejournal.lucp.net/index.php/mjn/article/view/378

Alshammari, B. M., Alhassan, A. M., & Alhabib, M. (2020). Knowledge and practice of diabetic foot care among diabetic patients in Saudi Arabia: A cross-sectional study. Journal of Family Medicine and Primary Care, 9(1), 541–546. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_903_19

Andayani, T. M., Sari, N. P., & Sumarni, S. (2020). Foot self-care behavior and its predictors in diabetic patients in Indonesia. BMC Research Notes, 13(1), 127. https://doi.org/10.1186/s13104-020-4903-y

Hasdianah. (2012). Asuhan Keperawatan pada Klien dengan Gangguan Sistem Endokrin (Diabetes Melitus). Yogyakarta: Graha Ilmu.

Neil, J. A. (2000). Farmers with Diabetes: Risks for lower extremity injury and disability. Journal of Agromedicine, 6(4), 59-68.

Dhandapani, S., Kambar, S., & Hiremath, M. B. (2022). Practice and associated factors regarding foot care among diabetes mellitus patients attending a rural primary health center in South India. Advanced Biomedical Research, 11(1), 45.

George, H., Rakesh, P. S., Krishna, M., Alex, R., Abraham, V. J., George, K., & Prasad, J. H. (2013). Foot care knowledge and practices and the prevalence of peripheral neuropathy among people with diabetes attending a secondary care rural hospital in southern India. Journal of family medicine and primary care, 2(1), 27-32.

Rosyidah, M. L., Susanti, Y., Santoso, D. A., & Darwati, L. E. (2024). Pengetahuan keluarga tentang perawatan kaki untuk mencegah luka kaki diabetes. Jurnal Kesehatan Kendal, 14(1), 23–30.

Wahyuningsih, S. (2022). Pengaruh tingkat pendidikan terhadap pengetahuan dan praktik perawatan kaki pada pasien diabetes melitus. Media Keperawatan Indonesia, 10(3), 157–164.

Dewi, N. P., & Supriyadi, E. (2021). Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan perawatan kaki pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Sukoharjo. Jurnal Kesehatan Nusantara, 4(2), 88–95

Putri, R. D., Sulastri, D., & Novita, M. (2018). Pengaruh edukasi perawatan kaki terhadap tingkat pengetahuan pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIK), 11(2), 45–53

Fareed, M., et al. (2018). Impact of health education on knowledge, attitude, and practice of foot care among diabetic patients. International Journal of Community Medicine and Public Health, 5(4), 1512–1518


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id