IMPLEMENTASI BRIDGING EXERCISE TERHADAP KEKUATAN OTOT PASIEN STROKE NON HEMORAGIK

Adisti Dwi Saputri1* Indhit Tri Utami2 Nury Luthfiyatil Fitri3
(1) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(2) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(3) Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Penyakit stroke adalah penyebab utama kecacatan pada orang dewasa. Sebanyak 85% orang dengan stroke mengalami hemiparesis dan sebanyak 55-75% memiliki keterbatasan dalam memfungsikan ekstremitas atas dan ekstremitas bawah, sehingga menyebabkan pembatasan pada fungsi mobilitas. Salah satu tindakan untuk meningkatkan kekuatan otot adalah dengan bridging exercise. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subyek yang digunakan yaitu dua pasien stroke non hemoragik sesuai kriteria inklusi. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan melihat kekuatan otot sebelum dan setelah implementasi bridging exercise yang dilakukan selama tiga hari, satu hari dua kali (pagi dan sore) dengan durasi pemberian 10-15 menit atau 8x repetisi. Hasil pengkajian kekuatan otot menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) sebelum implementasi pada subyek I yaitu kekuatan otot pinggul dengan skor 1, lutut dengan skor 0, pergelangan kaki dengan skor 0, dan jari-jari kaki dengan skor 0, sedangkan kekuatan otot pada subyek II yaitu kekuatan otot pinggul dengan skor 1, lutut dengan skor 1, pergelangan kaki dengan skor 1, dan jari-jari kaki dengan skor 1. Setelah implementasi terjadi peningkatan skor kekuatan otot pada subyek I yaitu kekuatan pinggul menjadi 2, lutut, pergelangan kaki dan jari-jari kaki menjadi 1. Begitu juga kekuatan otot pinggul dan lutut subyek II terjadi peningkatan menjadi 2, namun tidak terjadi peningkatan kekuatan otot pergelangan kaki dan jari-jari kaki pada subyek II. Hasil implementasi bridging exercise berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot pasien stroke non hemoragik.

Full Text:

PDF

References


Utomo, T.Y. (2024) Buku Ajar Stroke. Purbalingga: CV. Eureka Media Aksara.

WHO (2023) ‘Stroke, Cerebrovascular Accident’, in. Available at: http://www. emro.who.int/health-topics/stroke-cerebrovascular-accident/ index.html.

Amila, Sembiring, E. & Sinaga, J. (2020) Home Care Pada Pasien Pasca Stroke. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Kemenkes RI (2023) ‘Survei Kesehatan Indonesia (SKI)’, BKPK, pp. 1–68.

Medical Record RSUD Jend. Ahmad Yani

Metro (2023) 10 Besar Penyakit di Ruang Saraf RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. Metro.

Hermanto (2021) Terapi Cermin (Mirror Therapy) dalam Asuhan Keperawatan Stroke. Edited by A.H. Nadana. Malang: Ahlimedia Press.

Retnaningsih, D. (2023) Asuhan Keperawatan pada Pasien Stroke. Edited by Moh. Nasrudin. Semarang: PT. Nasya Expanding Management.

Ismoyowati, T.W. (2019) ‘Pengaruh Bridging Exercise Terhadap Perubahan Kekuatan Otot Pada Pasien Stroke Di Rs Bethesda Yogyakarta’, Jurnal Kesehatan, 7(1), pp. 43–54. Available at: https://doi.org/10.35913/jk.v7i1. 138.

Hampton, L. et al. (2021) ‘Isi Sampaikan terima kasih kepada Fisiopedia Menjembatani Isi Sampaikan terima kasih Fisiopedia’, pp. 1–9.

Puspitasari, G. (2021) ‘Analisis Asuhan Keperawatan Pada Pasien Stroke Non Hemoragik (SNH) Dengan Masalah Keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik di Ruang Kemuning di RSUD. Prof. Dr. Margono Soekarjo’, p. 6.

Sari, I.R., Safitri, W. & Putriningrum, R. (2020) ‘Pengaruh Bridging Exercice Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Glutei pada Pasien Post Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang Boyolali’, Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesi, 16, pp. 0–12.

Elmukhsinur & Kusumarini, N. (2021) ‘Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Kejadian Stroke di RSUD Indrasari Rengat Kabupaten Indragiri Hulu’, Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(4), pp. 489–494.

Irwan, M. (2022) Partisipasi Keluarga dalam Perawatan Pasien Stroke. Jawa Tengah: NEM.

Vivi, Agustiani, S. & Fitri, N. (2024) ‘Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Dan Jenis Stroke Terhadap Kualitas Hidup Pasien Stroke’, pp. 71–80.

Azzahra, V. & Ronoatmodjo, S. (2023) ‘Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stroke pada Penduduk Usia ≥15 Tahun di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Analisis Data Riskesdas 2018)’, Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 6(2). Available at: https://doi.org/ 10.7454/epidkes.v6i2.6508.

Amila, Sulaiman & Sembering, E. (2021) Kenali dan Lawan Afasia (Gangguan Wicara-Bahasa) Pada Stroke. Sumatra Barat: CV. Insan Cendekia Mandiri.

Kusyani, A. & Khayudin, B.. (2022) Asuhan Keperawatan Stroke untuk Mahasiswa dan Perawat Profesional. Jakarta: Guepedia.

Utama, Y.A. & Nainggolan, S.S. (2022) ‘Faktor Resiko yang Mempengaruhi Kejadian Stroke: Sebuah Tinjauan Sistematis’, Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 22(1), p. 549. Available at: https://doi.org/10.33087/ jiubj.v22i1.1950.

Manitu, I., Widani, N.L. & Aima, H. (2020) ‘Efektifitas Bridging Exercise Terhadap Kekuatan Otot Dan Keseimbangan Tubuh Pada Pasien Stroke (Di Rsud Poso Provinsi Sulawesi Tengah)’, Jurnal Kesehatan, 7(2), pp. 61–71. Available at: https://doi.org/10.35913/jk.v7i2.160.

Larasati, D.I. et al. (2022) ‘Case Report : Bridging Exercise Terhadap Peningkatan Kekuatan Otot Dengan CVA Non Hemoragic Dengan Gangguan Mobilitas Fisik Di Ruang ICUb Rumah Sakit Swasta Yogyakarta’, pp. 368–373.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id