IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA

Mutiara Regitaa Maharani1* Nia Risa Dewi2 Tri Kesuma Dewi3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di bawah batas normal. Anemia sangat rentan terjadi pada remaja putri. Dampak anemia pada remaja putri yaitu menurunkan daya tahan tubuh sehingga penderita anemia mudah terkena penyakit infeksi, menurunnya kebugaran dan ketangkasan berpikir karena kurangnya oksigen ke sel otot dan sel otak, menurunnya prestasi belajar serta produktivitas kerja. Sehubungan dengan hal tersebut maka di perlukan upaya pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri melalui pendidikan kesehatan. Tujuan implementasi adalah mengetahui pengetahuan remaja putri sebelum dan sesudah diberikan Pendidikan kesehatan tentang anemia di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Purwosari Kec. Metro Utara tahun 2024. Rancangan karya tulis ilmiah menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan dua orang remaja putri. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil pengkajian menunjukkan bahwa kedua subjek berumur 13 tahun, pendidikan sekolah menengah pertama. Sebelum diberikan pendidikan kesehatan, pengetahuan tentang anemia subyek I termasuk dalam kategori kurang baik (skor 33,3%) dan subjek II juga masuk dalam kategori kurang (skor 40%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan, pengetahuan tentang anemia subyek I meningkat menjadi kategori baik (skor 86,7%) dan subjek II juga meningkat menjadi kategori baik (skor 93,3%). Disarankan bagi remaja putri hendaknya informasi tentang anemia yang telah didapatkan menjadi dasar dalam melakukan upaya pencegahan terhadap terjadinya anemia.

Full Text:

PDF

References


WHO. Anaemia. World Health Organization (2024). Tersedia pada: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/anaemia.

Kemenkes RI. Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar 2018. (2019).

Muliani, U. Sosialisasi Resiko Anemia Pada Remaja Putri Di SMA Swadhipa Natar Lampung Selatan Propinsi Lampung. Jompa Abdi J. Pengabdi. Masy. 2, 116–121 (2023).

Kumalasari, I. & Andhyantoro, I. Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan dan Keperawatan. (Salemba Medika, 2018).

Kemenkes RI. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan wanita Usia Subur (WUS). 11, (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2018).

Notoatmodjo, S. Promosi Kesehatan Teori & Aplikasi. (PT. Rineka Cipta, 2018).

Mesi, E. S., Oktiningrum, M. & Valen, N. Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Pada Remaja Putri di SMA Kesatrian 2 Semarang. J. Ris. Rumpun Ilmu Kesehat. 3, 246–253 (2024).

Ernawati, E., Riskawati, H. M., Ripawati, B. H., Sukma, D. N. & Romadonika, F. Pendidikan Kesehatan Peningkatan Pengetahuan Remaja Puteri Tentang Bahaya Anemia Di Sekolah MTSN 3 Mataram. J. Abdimas Kesehat. Perintis 2, 7–10 (2021).

Sianipar, S. S., Suryagustina, S. & Paska, M. Effect of Health Education Using Media Audio Visual on Knowledge About Anemia in Adolescent Women in High School. Jambura J. Heal. Sci. Res. 5, 119–131 (2022).

Budiman & Riyanto, A. Kapita Selekta Kuesioner: Pengetahuan dan Sikap dalam Penelitian Kesehatan. (Salemba Medika, 2018).

Lestari, T. Kumpulan Teori Untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. (Nuha Medika, 2019).

Sary, Y. N. E. Perkembangan kognitif dan emosi psikologi masa remaja awal. J. Pengabdi. Kpd. Masy. 01, 6–12 (2017).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id