IMPLEMENTASI TEKNIK RELAKSASI NAPAS DALAM TERHADAP NYERI PADA PASIEN POST OPERASI
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Pembedahan atau Operasi adalah semua tindakan pengobatan yang menggunakan cara invasif dengan membuka atau menampilkan bagian tubuh yang akan ditangani. Pembukaan tubuh ini umumnya dilakukan dengan membuat sayatan. Luka operasi dapat menimbulkan nyeri akibat insisi pembedahan yang telah dilakukan. Munculnya nyeri berkaitan dengan reseptor dan adanya rangsangan. Dalam proses pembedahan akan dilakukan tindakan insisi sehingga terputusnya jaringan ikat pembuluh darah, dan saraf-saraf. Hal ini akan merangsang pengeluaran histamine, bradikinin, dan prostaglandin yang akan menimbulkan nyeri akut. Tindakan untuk mengatasi nyeri bisa dilakukan dengan teknik relaksasi nafas dalam. Teknik relaksasi nafas dalam yaitu relaksasi yang merangsang tubuh untuk mengeluarkan opioid endogen sehingga terbentuk sistem penekanan nyeri. Hormon tersebut dapat menghambat impuls nyeri sehingga dapat menurunkan persepsi nyeri pasien. Tujuan umum karya tulis ilmiah ini yaitu mengetahui efektifitas implementasi teknik relaksasi napas dalam terhadap nyeri pada pasien post operasi.. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan sebanyak 2 (dua) post operasi diruang bedah khusus Jend. Ahmad Yani Metro tahun 2024. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan implementasi relaksasi napas dalam kedua subyek mengalami penurunan nyeri.
Full Text:
PDFReferences
Kusumayanti, P.D. (2015). Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap lama perawatan pada pasien pasca operasi laparatomi. Coping ners (Community of Publishing in Nursing), 3(1). Di akses tanggal 5 januari 2017, dari http://ojs.unud.ac.id/index.php/coping/ article/view /10812.
WHO. (2022). Angka kejadian operasi diunduh pada tanggal 09 Februari 202 dalam web https://www.who.int/newsroom/ fact-sheets/detail/
Depkes RI, 2021. Angka kejadian pembedahan tahun 2021 jurnal penelitian perawat professional volume 5 nomor 2 mei 2023.
Medical Record RSUD Jend. Ahmad Yani Metro, 2023. 10 Penyakit terbesar di Ruang Bedah Khusus RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro.
Venny. (2014). Bab I_C201706 7_Kurnia Fitrianingrum - Kurniafitri31. Jurnal Mudirman, N pengertian pembedahan atau operasi.
Hall, G., & Gregory, J. (2016). The assessment and management of pain in an orthopaedic out-patient setting: A case study. International Journal of Orthopaedic and Trauma Nursing, 22, 24–28. https://doi.org/10.1016/ j.ijotn.2015.10.0 01
Black, J M & Hawks, J H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Buku 1. Jakarta : Salemba Medika.
Igiany, P. D. (2018). Perbedaan Nyeri Pada Pasien Pasca Bedah Fraktur Ekstremitas Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Teknik Relaksasi Napas Dalam. Jurnal Manajemen Informasi Dan Administrasi Kesehatan, 1(1), Article 1. https://doi.org/10.32585/jmiak.v1i1.123
Widianti. S dengan judul teknik relaksasi nafas dalam terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi fraktur (studi literatur) tahun 2022. diunduh pada tanggal 20 Februari 2024. Dalam web < https://e-jurnal.stikesmitraadiguna.ac.id/index.php/jkp/article/view/139/117>
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id