IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN PADA IBU TENTANG SPEECH DELAY PADA ANAK USIA TODDLER

Devita Meisya Putri1* Immawati Immawati2 Sri Nurhayati3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Tahun pertama kehidupan sangat penting dalam perkembangan bicara anak. Anak usia toddler ada yang mengalami keterlambatan perkembangan, salah satunya bahasa. Perkembangan bahasa yang berbeda menyebabkan anak mengalami hambatan dalam interaksi sosialnya. Speech delay pada anak bisa disebabkan oleh kondisi fisik dan faktor lingkungan. Pengetahuan orang tua sangat berperan penting dalam perkembangan bicara dan bahasa anak.  Tujuan penerapan menggambarkan tingkat pengetahuan ibu tentang speech delay pada anak usia toddler di Puskesmas Ganjar Agung. Metode menggunakan desain studi kasus pada ibu yang mempunyai anak usia toddler (1-3 tahun). Hasil setelah dilakukan penerapan terjadi peningkatan. Tingkat pengetahuan kedua subyek meningkat menjadi baik 100%). Peningkatan perilaku subyek II lebih baik dibandingkan subyek I. Implementasi pendidikan kesehatan tentang kesehatan tentang speech delay pada anak usia toddler mampu meningkatkan pengetahuan ibu. Orang tua diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang speech delay pada anak dan menerapkan pengetahuan yang dimiliki sehingga dapat melakukan pencegahan speech delay pada anak

Full Text:

PDF

References


Soetjiningsih & Ranuh, I.N.G (2016). Tumbuh Kembang Anak Edisi 2. Jakarta. Buku Kedokteran EGC.

Kyle, T & Carman, S. (2015). Buku Ajar Keperawatan Pediatri Edisi 2 Volume 1. Jakarta: EGC.

Ardiyansyah, M. (2020). Perkembangan Bahasa dan deteksi Dini Keterlambatan Bicara (Speech Delay) pada Anak usia Dini. Kotabaru: Guepedia.

Prasetya, A., & Najamuddin, N. (2021). Penerapan Audio Murottal Al- Qur ’ An dalam Pembelajaran untuk Meningkatkan Komunikasi Verbal pada Anak. Bina Generasi Jurnal Kesehatan Vol. 12 No. 2, 72–77. https://ejurnal.biges.ac.id/index.php/keseh atan/article/view/188.

Syamsuardi. (2015). Speech Delay its Affecting factors (Case Study in Child with Initial Aq). Journal of Education and Practice. Diakses melalui http://eprints.unm.ac.id/1240/ pada tanggal 26 Februari 2024.

Budiman & Riyanto, A. (2014). Kapita selekta kuisioner, pengetahuan dan sikap dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.

Laili, N. S. (2017). Hubungan antara Intensitas Menggunakan Gudget dan perkembangan Bahasa-Bicara pada Anak Prasekolah di Taman Kanak-Kanan ABA Melati Candiroto Temanggung. Departement of Nursing Faculty of Medicine Diponegoro University, 151.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Laksmi, I, G. A. P. S., Sari, N. A. M . E., Resiyanthi, N. K. A., Saraswati, N. L. G. I & Purwati, P. A. (2023). Peningkatan Peran Orangtua dalam Deteksi Dini Gangguan Keterlambatan Bicara (Speech Delay) pada Anak Usia 12-36 bulan. JAI: Jurnal Abdimas ITEKES Bali, Vol. 3, No.1.

Nofitasari, D.O., Widodo, A & Teguh, S. (2014). Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Tumbuh kembang Anak Usia Toddler di Surakarta. Skripsi

Norlita, W., Isnaniar & Rizky, M. (2022). Pengetahuan Orang Tua tentang Gangguan Perkembangan Speech Delay pada Anak Usia 1-5 tahun di Posyandu Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Pekanbaru. As-Shiha: Jurnal Kesehatan, Vol. 2 No. 2, hal 116-136.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id