PENERAPAN MOBILISASI DINI TERHADAP SKALA NYERI PASIEN POST OPERASI APENDIKTOMI DI RUANG BEDAH UMUM RSUD JEND. AHMAD YANI METRO

Frida Satya Dinata1* Anik Inayati2 Sapti Ayubbana3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Apendisitis merupakan peradangan pada usus buntu dengan keadaan darurat medis yang hampir selalu membutuhkan pembedahan sesegera mungkin untuk mengangkat usus buntu. Prosedur pembedahan dapat menyebabkan rasa nyeri. Rasa nyeri yang timbul akibat prosedur pembedahan dikarenakan ujung-ujung saraf bebas mengalami kerusakan sehingga menimbulkan rasa nyeri dan ketidaknyamanan pada pasien. Tindakan untuk memberikan kenyamanan pasien akibat nyeri yang ditimbulkan salah satunya yaitu dengan mobilisasi dini. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan yaitu dua pasien post operasi apendiktomi yang sesuai kriteria inklusi. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dengan melihat skala nyeri sebelum dan setelah penerapan mobilisasi dini menggunakan alat ukur NRS 0-10. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah penerapan mobilisasi dini 1 kali sehari selama 3 hari berturut-turut dengan waktu 10-45 menit, terjadi penurunan skala nyeri pada kedua responden penerapan, dimana skala nyeri kedua responden sebelum penerapan mobilisasi dini yaitu 6 (enam) menjadi 3 (tiga) pada responden I dan 2 (dua) pada responden II. Bagi pasien post operasi apendiktomi yang mengalami nyeri diharapkan dapat melakukan dan termotivasi untuk melakukan mobilisasi dini setelah 6-8 jam pasca operasi apendiktomi

Full Text:

PDF

References


Elfira, E et al. (2021). Asuhan Keperawatan Medikal Bedah 1. Bandung: Media Sains Indonesia.

World Health Organization (WHO). (2022). WHO Mortality Database Interactive Platform Visualizing Mortality Data-Appendicitis. Di unduh pada tanggal 03 Februari 2023 pukul 17.00 WIB dalam website: https://platform. who.int/mortality/themes/theme-details/topics/indicator-groups/indicator-group-details/MDB/appendicitis.

Wijaya, W., Eranto, M., & Alfarisi, R. (2020). Perbandingan Jumlah Leukosit Darah Pada Pasien Appendisitis Akut Dengan Appendisitis Perforasi. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 9(1), 341-346.

Medical Record RSUD A Yani Metro. (2019). 10 Besar Penyakit di Ruang Bedah RSUD A Yani Metro.

Wijaya, S.A & Putri., M.Y (2013) KMB I: Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.

Khotimah et al. (2022). Penyakit Gangguan Sistem Tubuh. Jakarta: Yayasan Kita Menulis.

Kurniati, A., Trisyani, Y & Theresia, S.I.M. (2018). Keperawatan Gawat Darurat dan Bencana Sheehy-Edisi Indonesia 1. Singapore: Elsevier.

Mubarak, W H., Indrawati, L & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar Buku 2. Jakarta: Salemba Medika.

Pristahayuningtyas, C Y., Murtaqib & Siswoyo. (2016). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Klien Post Operasi Apendektomi di Rumah Sakit Baladhika Husada Kabupaten Jember. e-Jurnal Pustaka Kesehatan, vol.4 (no.1), Januari, 2016.

Alifariki, L.O., et al. (2019). Epidemiologi Hipertensi (Sebuah Tinjauan Berbasis Riset). Yogyakarta: LeutikaPrio.

Black, J M & Hawks, J H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 8. Buku 1. Jakarta : Salemba Medika.

Nurhanifah, D & Sari, R.F. (2022). Manajemen Nyeri Non Farmakologi. Banjarmasin: UrbanGreen Central Media.

Sembiring, S. U., Novayelinda, R & Nauli, F. A. (2015). Perbandingan respon nyeri anak usia toddler dan prasekolah yang dilakukan prosedur invasif. Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Keperawatan, 2(2), 1491-1500.

Lestiawati, E., & Krisnanto, P. D. (2017). Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Nyeri Pemasangan Infus pada Anak Usia Sekolah. Medika Respati: Jurnal Ilmiah Kesehatan.

Aprianti, T.N., Seri, U & Zaini, S. (2019). Mobilisasi Dini Terhadap Perubahan Tingkat Nyeri Pasien Post Operasi Appendiktomi di Ruang Bedah RSUD Dr. Abdul Azis. Journal of Applied Health Management and Technology p-ISSN: 2715-3061 e-ISSN: 2715-307X.

Berkanis, A. T., Nubatonis, D & Lestari, A.A.I.F (2020). Pengaruh Mobilisasi Dini terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post Operasi di RSUD Sk Lerik Kupang Tahun 2018. CHMK Applied Scientific Journal, 3(1), 6-13.

Budiarti, I., Ayubbana, S., & Inayati, A. (2021). Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Skala Nyeri Pasien Post Operasi Appendiktomi Di Ruang Bedah RSUD Jend. Ahmad yani Kota Metro. Jurnal Cendikia Muda, 2(3), 320-324.

Ferdian, A S O., Puguh, S & Supriyadi. (2015). Efektivitas Seft dan Mobilisasi Dini terhadap Penurunan Nyeri pada Pasien Pasca Bedah dengan General Anestesi di RS Panti Wilasa Citarum Semarang. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan (JIKK).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id