PENERAPAN TERAPI OKUPASI AKTIVITAS WAKTU LUANG PADA PASIEN DENGAN MASALAH GSP: HALUSINASI PENDENGARAN DI RSJ. DAERAH PROVINSI LAMPUNG
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author
Abstract
Halusinasi merupakan gangguan persepsi dimana klien mempersepsikan sesuatu yang sebenarnya tidak terjadi. Diantara terapi non farmakologi yang direkomendasikan dalam upaya untuk mengatasi halusinasi adalah terapi okupasi. Tujuan penerapan ini adalah untuk mengetahui perubahan tanda dan gejala halusinasi pendengaran sebelum dan setelah pemberian terapi okupasi aktivitas waktu luang. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan dua orang pasien halusinasi pendengaran di RSJ. Daerah Provinsi Lampung tahun 2022. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa terjadi pengaruh penurunan pada subjek I dan II sebesar 78,3%. Subyek I sebelum penerapan ditemukan 5 tanda gejala halusinasi dan pada hari ke enam setelah penerapan sudah tidak ditemukan tanda dan gejala halusinasi. Adapun subyek II sebelum penerapan ditemukan 5 tanda gejala halusinasi dan setelah penerapan ditemukan 2 tanda gejala halusinasi. Disarankan agar pasien halusinasi pendengaran hendaknya dapat menerapkan terapi okupasi secara mandiri agar dapat mengontrol tanda gejala halusinasi
References
Nurhalimah. Modul Bahan Ajar Cetak Keperawatan Jiwa. Kemenkes RI; Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan; 2016.
WHO. Skizofrenia. Published online 2022. ttps://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/schizophrenia
Kemenkes RI. Riset Kesehatan Dasar 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI; 2013.
Kemenkes RI. Laporan Provinsi Lampung RISKESDAS 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementrian RI; 2018.
Kemenkes RI. Situasi Kesehatan Jiwa Di Indonesia. InfoDATIN; 2019.
Hidayati, Wahyu Catur, Dwi Heppy Rochmawati T. Pengaruh Terapi Religius Zikir Terhadap Peningkatan Kemampuan Mengontrol Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Halusinasi Di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. J Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. Published online 2014:1-9.
Jatinandya MPA, Purwito D. Terapi Okupasi Pada Pasien Dengan Halusinasi Di Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas. J Keperawatan Muhammadiyah. 2020;0(September):295-301. http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM/article/view/5605%0Ahttp://journal.um-surabaya.ac.id/index.ph
Wijayanti, N.M, Candra, I.W, Ruspawan I. Terapi okupasi aktivitas waktu luang terhadap perubahan gejala halusinasi pendengaran pada pasien skizofrenia. J Gema Keperawatan. 2010;7 No.1:1-7. https://www.poltekkes-denpasar.ac.id/jurnal_category/jurnal-gema-keperawatan/
Wahyudi H, Suwandi C, Agustyani EW. Pengaruh Terapi Okupasi Aktivitas Waktu Luang Terhadap Perubahan Halusinasi Pendengaran Pada Pasien Jiwa. J Sabhanga. 2020;2(2):1-8. http://e-journal.stikessatriabhakti.ac.id/index.php/sbn1/article/view/21/21
Ibrahim Arsyik FY. Karakteristik Pasien dan Pengobatan Penderita Skizofrenia Di RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda. Implement Sci. 2014;2(5):292-300.
Nisa A, Fitriani VY, Ibrahim A. Karakteristik Pasien Dan Pengobatan Penderita Skizofrenia di RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda. Tetrahedron Lett. 2014;55:3909.
Satrio,S.K., Damayanti, R. A. Buku Ajar Keperawatan Jiwa. LP2M IAIN raden intan; 2015.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id