PENERAPAN PENDIDIKAN KESEHATAN PENATALAKSANAAN DIARE PADA ANAK PRASEKOLAH (3 – 6 TAHUN) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS RAWAT INAP BANJARSARI METRO UTARA

Fitri Melanie Ramadhina1* Immawati Immawati2 Nury Luthfiyatil Fitri3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan buang air besar dalam bentuk cairan lebih dari tiga kali dalam satu hari, dan biasanya berlangsung selama dua hari atau lebih. Penatalaksanaan diare dapat dilakukan di rumah tangga yang bertujuan mencegah dehidrasi dan malnutrisi. Kurangnya pengetahuan tentang pencegahan diare akan mempengaruhi sikap dan perilaku dalam mencegah terjadinya diare sehingga rentan terkena diare. Tujuan:  Menggambarkan penerapan pendidikan kesehatan penatalaksanaan diare pada anak di rumah. Metode: Menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 2 keluarga yang memiliki anak usia prasekolah dengan riwayat diare dan memiliki pengetahuan yang kurang tentang penatalaksanaan diare. Hasil: Tingkat pengetahuan kedua subyek sebelum dilakukan penerapan pendidikan penatalaksanaan diare subyek I dalam kategori baik (81 %) dan subyek II dalam kategori sedang (72 %). Tingkat keterampilan kedua responden mencuci tangan dalam kategori baik (100%). Sikap kedua ibu terhadap penatalaksanaan diare pada anak dalam kategori baik. Tingkat pengetahuan setelah dilakukan penerapan pendidikan penatalaksanaan diare terjadi peningkatan kedua ibu menjadi baik (95%). Tingkat keterampilan kedua responden mencuci tangan dalam kategori baik (100%). Sikap ibu terhadap penatalaksanaan diare pada anak dalam kategori baik Kesimpulan: Penerapan pendidikan kesehatan tentang penatalaksanaan diare pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang diare. Bagi orangtua yang mempunyai anak diare agar mampu menerapkan pengetahuan sehingga ketika anak mengalami diare dapat melakukan penanganan yang tepat yaitu mencuci tangan dan mencegah dehidrasi dengan pemberian cairan gula garam

Full Text:

PDF

References


Purnomo, R.A & Susilaningsih, E.Z. (2016). Perilaku Mencuci Tangan dan Kejadian Diare pada Naka usia Prasekolah di PAUD Desa Kalikotes Klaten. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Diunduh melalui https://eprints.ums.ac.id. Pada tanggal 23 februari 2020.

Wijaya, A.S & Putri, Y.M. (2017). Keperawatan medikal bedah (keperawatan dewasa). Yogyakarta: Nuha Medika.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS). Diunduh melalui http://kesmas.kemkes.go.id. Pada tanggal 3 Maret 2020.

Dinas Kesehatan Kota Metro. (2020). Profil kesehatan Kota Metro 2019. Metro. Diunduh melalui https://dinkes.metrokota.go.id. Pada tanggal 15 Maret 2020.

Wulandari, A. (2012). Penanganan Diare di Rumah Tangga merupakan Upaya Menekan Angka Kesakitan Diare pada Anak Balita. Jurnal Health and Sport. Diunduh melalui https://ejurnal.ung.ac.id. Pada tanggal 23 Februari 2021.

LeMone, P., Burke, K. M & Bauldoff. (2016). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Edisi 5. Jakarta: EGC.

Notoatmodjo, S. (2012). Ilmu Promosi Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Maryunani, A. (2013). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta: Trans Info Media .

Proverawati, A & Rahmawati, E. (2011). PHBS Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. Yogyakarta: Nuha Medika .

Budiman & Riyanto, A. (2013). Kapita selekta kuisioner, pengetahuan dan sikap dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id