PENERAPAN RELAKSASI OTOT AUTOGENIK UNTUK MENGATASI MASALAH NYERI KEPALA (CEPHALGIA/HEADACHE)

Reza Resita1* Indhit Tri Utami2 Nury Luthfiyatil Fitri3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Cephalgia atau nyeri kepala merupakan suatu penyakit yang sering atau pernah dialami oleh masyarakat. Nyeri kepala bukan merupakan suatu penyakit melainkan gejala dari suatu penyakit atau mengindikasikan adanya penyakit organik, respon stress, vasodilatasi, ketegangan otot skeletal atau kombinasi dari faktor-faktor ini. Tujuan penerapan ini adalah untuk mengatasi masalah keperawatan nyeri kepala pada pasien cephalgia. Metode pada penerapan ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subjek yang digunakan yaitu pasien cephalgia dengan masalah keperawatan nyeri kepala. Analisa data dilakukan menggunakan analisa deskriptif. Hasil penerapan menunjukan bahwa setelah dilakukan penerapan relaksasi otot autogenik selama 3 hari, terjadi penurunan skala nyeri, pada subjek I terjadi penurunan skala nyeri dari skala nyeri 5 menjadi skala nyeri 2, sedangkan pada subjek II terjadi penurunan skala nyeri dari skala nyeri 4 menjadi skala nyeri 2. Penerapan relaksasi otot autogenik ini berhasil menurunkan nyeri kepala. Bagi pasien cephalgia hendaknya dapat menerapkan relaksasi otot autogenik secara mandiri untuk menurunkan intensitas nyeri.

Full Text:

PDF

References


WHO. (2016). Headache disorders diunduh pada tanggal 16 Maret 2022 pukul 4:26 dalam website https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/headache-disorders.

Kurniawan, B.C. (2019). Peran Anamnesis Terhadap Kesembuhan Pasien Cephalgia.

Haryani, S., Tandy, V., Vania, A., & Barus, J. (2018). Penatalaksanaan nyeri kepala pada layanan primer. Callosum Neurology, 1(3), 83-90.

Medical Record RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. (2021). 10 Besar Penyakit Di Ruang Syaraf RSUD Jend Ahmad Yani Kota Metro 2021.

Smeltzer, Suzanne C., and Brenda G. Bare. (2013). "Keperawatan Medikal-Bedah Brunner & Suddartâ€. Jakarta: EGC.

Roza, R., Mulyadi, B., Nurdin, Y., & Mahathir, M. (2019). Pengaruh Pemberian Akupresur oleh Anggota Keluarga terhadap Tingkat Nyeri Pasien Nyeri Kepala (Chephalgia) di Kota Padang Panjang. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 19(3), 714-717.

Novitasari, D., & Wirakhmi, I. N. (2018). Implementasi Relaksasi Autogenik Dan Edukasi Diet Guna Pengendalian Tekanan Darah Pada Penderita Hipertensi Di Kelurahan Mersi Purwokerto Timur. Dinamika Journal: Pengabdian Masyarakat, 2(3).

Priyo, P., Margono, M., & Hidayah, N. (2017). Terapi Relaksasi Autogenik Menurunkan Tekanan Darah dan Sakit Kepala pada Lansia Hipertensi di Daerah Rawan Bencana Merapi. URECOL, 83-92.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Mubarak, W. I., Indrawati, L., & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar: Buku 2.

Rohimah, S. (2015). Pengaruh kompres hangat pada pasien hipertensi esensial di wilayah kerja puskes kahurpian kota tasikmalaya. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi, 13(1).

Hidayah, N. (2018). Efektifitas Relaksasi Autogenik & Akupresur Menurunkan Sakit Kepala & Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Daerah Rawan Bencana Merapi. Profesi (Profesional Islam): Media Publikasi Penelitian, 15(2), 44.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id