PENERAPAN DISTRAKSI MENONTON KARTUN ANIMASI DALAM MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN SAAT INJEKSI PADA ANAK TODDLER

Angger Sakti Aji Aryatama1* Immawati Immawati2 Nia Risa Dewi3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(3) Akademi Keperawatan Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Hospitalisasi dapat menjadi situasi yang dianggap krisis oleh anak. Keadaan ini muncul karena anak berusaha beradaptasi dengan lingkungan asing yaitu rumah sakit sehingga menimbulkan kecemasan pada anak. Salah satu upaya untuk mengatasi kecemasan antara lain dapat dilakukan dengan teknik distraksi salah satunya dengan menonton film kartun animasi. Tujuan:  Menggambarkan penerapan menonton kartun animasi dalam menurunkan tingkat kecemasan saat injeksi pada anak toddler. Metode: Menggunakan desain studi kasus. Subjek yang digunakan adalah 2 anak usia toddler yang mengalami kecemasan saat hospitalisasi. Hasil: Tingkat kecemasan saat tidak diberi distraksi menonton film kartun, kedua subyek berada pada skor kecemasan 3 (agak tidak senang), ada saat dilakukan injeksi, skor naik menjadi 5 (sangat tidak senang/ subyek sempat menangis sebentar), setelah post injeksi skor menurun menjadi 4 (anak masih tetap menangis). Pada subyek kedua, saat  injeksi skor naik menjadi 4 (tidak senang), setelah post injeksi skor menjadi 3 (anak tidak senang). Tingkat kecemasan saat diberi distraksi menonton film kartun, subyek pertama saat pre injeksi berada pada skor 3, 2 menit skor 3 (agak tidak senang), saat injeksi skor 4, 7 menit skor 3, dan setelah berjalan 10 menit menjadi 1 (anak sangat senang). Pada subyek kedua: pre injeksi skor 3, saat injeksi skor 4, post injeksi (7 menit) skor 3, 10 menit ditraksi berjalan skor menjadi 2 (senang). Kesimpulan: Penerapan distraksi menonton film kartun animasi yang dilakukan penulis mampu menurunkan kecemasan pada anak toddler saat tindakan invasif (injeksi). Bagi ibu yang anaknya mengalami kecemasan akibat hospitalisasi, dapat menggunakan distraksi menonton film kartun animasi sebagai salah satu alternatif manajemen kecemasan pada anak akibat tindakan yang tidak menyenangkan.

Full Text:

PDF

References


Nursalam, Susilaningsih, R & Utami, S. (2015). Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Jakarta: Salemba Medika.

Nursalam, Susilaningsih, R & Utami, S. (2015). Asuhan Keperawatan Bayi dan Anak. Jakarta: Salemba Medika.

Wong, et,al (2009). Buku Ajar Keperawatan Pediatrik. Jakarta; EGC.

Rosdahl, C. B., & Kowalski, M. T. (2017). Buku Ajar Keperawatan Dasar Edisi 10. Jakarta: EGC.

Asmadi. (2012). Teknik Prosedural Keperawatan Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien. Jakarta: Salemba Medika.

Sarfika, R, Yanti, N & Winda, R. (2015). Pengaruh Teknik Distraksi menonton Film Kartun Animasi terhadap Skala Nyeri Anak Usia Prasekolah saat pemasangan Infus di Instalasi Rawat Inap Anak RSUP Dr. M. Djamil Padang. Ners Jurnal Keperawatan, 11 (1). 32 – 40.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Prilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Mubarak, W. I., Indrawati, L & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta; Salemba Medika.

Soetjiningsih & Ranuh, I.N.G (2016). Tumbuh Kembang Anak Edisi 2. Jakarta. Buku Kedokteran EGC.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id