PENERAPAN SENAM KAKI DIABETIK UNTUK MENINGKATKAN NILAI ANKLE BRACHIAL INDEX (ABI) PADA PASIEN DIABETES MELITUS

I Gusti Putu putu Suwisno1* Ludiana Ludiana2 Uswatun Hasanah3
(1) Akper Dharma Wacana
(2) Akper Dharma Wacana
(3) Akper Dharma Wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Penyakit diabetes melitus (DM) atau kencing manis merupakan salah satu dari beberapa penyakit kronis yang ada didunia. Gula dalam darah yang tinggi dalam waktu lama akan merusak pembuluh darah dan saraf yang kemudian menyebabkan pasokan darah terhambat terutama pada ektremitas bawah. Pasokan darah yang terhambat tersebut menimbulkan gangguan sirkulasi darah pada ekstremitas bawah. Ankle brachial index (ABI) merupakan pemeriksaan non invasive pembuluh darah yang berfungsi untuk mendeteksi tanda dan gejala klinis dari iskhemia, penurunan perfusi perifer yang dapat mengakibatkan angiopati dan neuropati diabetik. Penatalaksanaan untuk meningkatkan nilai ABI yaitu dengan melakukan senam kaki diabedik. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan yaitu pasien diabetes melitus dengan masalah keperawatan ketidakefektifan perfusi jaringan perifer di Wilayah Kerja Puskesmas Banjarsari Kec. Metro Utara tahun 2020. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan senam kaki diabetik selama 3 hari, nilai ABI meningkat. Bagi pasien diabetes melitus dengan ketidakefektifan perfusi jaringan perifer hendaknya dapat melakukan senam kaki diabetik secara mandiri untuk membantu meningkatkan nilai ankle brachial index (ABI) sehingga mencegah terjadinya luka pada kaki.

Kata Kunci      :  Ankle Brachial Index (ABI), Diabetes Melitus, Senam Kaki Diabetik.

Full Text:

PDF

References


Wijaya, S.A & Putri., M.Y. (2013). KMB 2: Keperawatan Medikal Bedah. Yogyakarta: Nuha Medika.

WHO. (2018). Diabetes. diakses pada tanggal 12 Maret 2020 pukul 19.00 WIB dalam: https://www.who.int/ news-room/fact-sheets/detail/ diabetes.

Kemenkes RI. (2018). Hasil Utama Riskesdas 2018. Kementrian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Dinkes Kota Metro. (2019). Profil Kesehatan Kota Metro. Kota Metro: Dinas Kesehatan Kota Metro.

Damayanti, S. (2015). Diabetes Melitus dan Penatalaksanaan Keperawatan. Yogyakarta : Nuha Medika.

Wahyuni, A & Arisfa, N. (2016). Senam Kaki Diabetik Efektif Meningkatkan Ankle Brachial Index Pasien Diabetes Melitus Tipe 2. Jurnal Ipteks Terapan, 9 (2), 19-27.

Mangiwa, I., Katuuk, M., & Sumarauw, L. (2017). Pengaruh Senam Kaki Diabetes Terhadap Nilai Ankle Brachial Index Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II Di Rumah Sakit Pacaran Kasih Gmim Manado. Jurnal Keperawatan, 5 (1).

Trianto, A., & Hastuti, R. T. (2015). Pengaruh Senam Kaki Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) pada Pasien DM Tipe II di Persadia Unit dr. Moewardi tahun 2015. (JKG) Jurnal Keperawatan Global, 2 (2).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id