lenisundari88025@gmail.com

Leni Sundari1* Nuri Lutfiatil Fitri2 Janu Purwono3
(1) Akper Dharma wacana
(2) Akper Dharma wacana
(3) Akper Dharma wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Tuberculosis paru merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri (mycobacterium tuberculosis).Sampai saat ini merupakan masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia. Salah satu gejala TB Paru yang memiliki kemiripan dengan penyakit lain adalah sesak nafas. Sesak nafas merupakan gejala nyata adanya gangguan trakeobronkhial, parenkim paru dan rongga pleura. Saat terjadi sesak nafas, ada peningkatan kerja pernafasan akibat bertambahnya resistensi elastis paru. Salah satu penatalaksanaan untuk membantu menurunkan sesak nafas yaitu dengan cara memberikan inhalasi sederhana. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus. Subyek yang digunakan yaitu pasien TB paru dengan masalah keperawatan bersihan jalan nafas tidak efektif. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan inhalasi sederhana selama 3 hari, terjadi penurunan sesak nafas pada Ny. I. Kesimpulan: penerapan inhalasi sederhana menggunakan daun mint mampu mengatasi penurunan sesak nafas pada pasien TB Paru. Bagi pasien TB Paru dengan masalah sesak napas hendaknya dapat menerapkan inhalasi sederhana sama seperti yang dicontohkan penulis saat penerapan secara mandiri terutama ketika sesak nafas terjadi.       

Kata Kunci : TB Paru, Inhalasi Sederhana, Daun Mint

Full Text:

PDF

References


Sinta Sasika Novel, S.Si, 2011, Ensiklopedia Penyakit Menular dan Infeksi, EGC, Jakarta :45.

WHO. 2017. First Who Global Ministerial Conference Ending Tuberculosis in The Ssusainable Development Era : A Multisectoral Response. Restrived from (www.who.int/tb/feature sarchiveGlobal MininsterialConfTB/en/).

Muttaqin, A. (2012). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernafasan.Jakarta : Salemba Medika.

Hutabarat, V. (2019).Pengaruh Inhalasi Sederhana Menggunakan Aromaterapi Daun Min (MENTHA PIPERITA) Terhadap Penurunan Sesak Nafas pada Pasien Tuberculosis Paru.Diunduh pada tanggal 5 maret 2020 pukul 15.00 WIB dalam Website: http://jurnalonline.lppmdianhusada.ac.id/index.php/article/ download/30/9.

Lusianah., Indriyani, E D & Suratun. (2012). Prosedur Keperawatan.Jakarta: TIM

Siswantoro, E. (2015). Pengaruh Aroma Terapi Daun Mint Dengan Inhalasi Sederhana Terhadap Penurunan Sesak Nafas pada Pasien Tuberculosis Paru. Diunduh pada tanggal 5 Maret 2020 pukul 15.00 WIB dalam Website: http://jurnalonline.lppmdianhusada.ac.id/index.php/article/ download/30/9.

Nani Desiyani 2015, Terapi Inhalasi Sederhana, dilihat 15 mei 2020,https://id.scribd.com/doc/189448799/TERAPI-INHALASI-SEDERHANA.com

LeMone, ., Bruke, KM & Bauldoff, G. (2016). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Volume 4.alih bahasa: Subekti, B N, Jakarta: EGC.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id