PENERAPAN TEKNIK BATUK EFEKTIF UNTUK MENGATASI MASALAH KEPERAWATAN BERSIHAN JALAN NAPAS TIDAK EFEKTIF PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU

Febriyanti Puspitasari1* Janu Purwono2 Immawati Immawati3
(1) Akper Dharma wacana
(2) Akper dharma wacana
(3) Akper Dharma wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi yang  menyerang  parenkim  paru-paru,  disebabkan oleh mycobacterium tuberculosis. Batuk efektif merupakan latihan batuk untuk mengeluarkan sekret. Batuk efektf merupakan suatu metode batuk dengan  benar, yaitu  klien  dapat  menghemat  energi sehingga  tidak  mudah  lelah  dan dapat  mengeluarkan  dahak  secara  maksimal. Tujuan: untuk mengetahui  efektivitas  penerapan  teknik batuk efektif dan untuk  meningkatkan  bersihan  jalan napas  pada  pasien Tuberkulosis Paru. Penatalaksanaan  untuk  mengatasi  sekret  yang  sulit  dikeluarkan dengan mengajarkan teknik batuk efektif. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan  desain  studi  kasus  (case  study). Subyek  yang  digunakan  yaitu pasien TB Paru dengan  masalah keperawatan bersihan jalan  napas tidak efektif.  Analisa data  dilakukan  analisa  deskriptif. Hasil  penerapan menunjukkan  bahwa setelah dilakukan penerapan teknik batuk efektif selama 1 hari pasien menunjukkan bahwa pasien dapat mengeluarkan sputum, frekuensi pernapasan menurun menjadi 20 x/menit, namun masih terdapat suara napas ronkhi. Kesimpulan: penerapan  teknik  batuk  efektif  pasien  dapat  mengeluarkan  sputum,  frekuensi penurunan frekwensi pernapasan pada pasien TB Paru. Bagi  keluarga pasien TB Paru dengan bersihan jalan napas  tidak  efektif  hendaknya dapat melakukan batuk efektif secara mandiri  untuk  membantu  mengeluarkan  dahak  pada  pasien TB Paru.

 

Kata  Kunci : Batuk  Efektif,  Bersihan  Jalan  Napas  Tidak  Efektif,  Tuberkulosis  Paru

Full Text:

PDF

References


Somantri, I. (2012). Asuhan Keperawatan pada Klien denan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta: Salemba Medika.

LeMone, P., Burke, K. M & Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. Edisi 5. alih bahasa: Wuri Praptiani. Jakarta: EGC.

Muttaqin, A. (2012). Asuhan Keperawatan Klien dengan Gangguan Sistem Pernapasan. Jakarta: Salemba Medika.

Dinkes Kota Metro. (2018). Profil Kesehatan Kota Metro, Metro Lampung.

Tim Pokja SDKI DPP PPNI. (2016). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (Definisi dan Indikator Diagnostik). Edisi 1. Jakarta Selatan: Tim Pokja SDKI DPP PPNI.

Medical Record RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. (2019). 10 Penyaakit Terbesar di Ruang Paru.

Alie, Yulia dan Rodiyah. (2013). Penerapan Teknik Batuk Efektif Mengatasi Ketidakefektifan Bersihan Jalan Napas Pada Tn. M Dengan Tuberkulosis. Jurnal Keperawatan Karya Bhakti Vol 5, No 1, Januari 2019, Hal 26-30.

Setiadi. (2013). Konsep dan Praktik Penulisan Riset Keperawatan. Edisi 2. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Tim Pokja SIKI DPP PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan. Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.

Wahit, I. M., Lilis, I & Joko, S. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar. Jakarta: Salemba Medika.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id