PENERAPAN TERAPI MUROTTAL AL-QUR’AN TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PASIEN GAGAL GINJAL YANG MENJALANI HEMODIALISA DI KOTA METRO

Tendy Arma Yudha1* Ludiana Ludiana2 Senja Atika Sari3
(1) Akademi keperawatan dharma wacana
(2) Akademi keperawatan dharma wacana
(3) Akademi keperawatan dharma wacana
(*) Corresponding Author

Abstract

Gagal ginjal adalah suatu keadaan klinis yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang irreversible, sehingga pada derajat tertentu akan memerlukan terapi pengganti fungsi ginjal yang berupa hemodialisis. Pasien yang menjalani hemodialisis banyak mengalami kecemasan dengan berbagai alasan. Pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis secara psikososial mengalami kecemasan yang berhubungan dengan komplikasi antara lain anemia, mual, lelah, malnutrisi, gangguan kulit, dan lain sebagainya. Penatalaksanaan yang diterapkan penulis untuk menurunkan tingkat kecemasan pada karya tulis ilmiah ini yaitu terapi murottal Al-Qur’an. Rancangan karya tulis ilmiah ini menggunakan desain studi kasus (case study). Subyek yang digunakan yaitu pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa dan mengalami kecemasan. Analisa data dilakukan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penerapan menunjukkan bahwa setelah dilakukan penerapan murottal Al-Qur’an selama 3 hari, terjadi penurunan tingkat kecemasan pada subyek dengan gagal ginjal yang menjalani hemodialisa. Bagi keluarga pasien gagal ginjal dengan kecemasan karena tindakan hemodialisa hendaknya dapat melakukan terapi murottal secara mandiri untuk menurunkan tingkat kecemasan.

Kata Kunci      :  Gagal Ginjal, Hemodialisa, Kecemasan, Terapi Murottal Al-Qur’an.

Full Text:

PDF

References


LeMone, P., Burke, KM & Bauldoff, G. (2015). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah Volume 3. Alih Bahasa: Subekti, B N. Jakarta: EGC.

WHO. (2018). The Global Burden of Kidney Disease and the Sustainable Development Goals. diunduh pada tanggal 20 Maret 2020, pukul 20.00

Kemenkes RI. (2017). Penyakit Tidak Menular. Kementrian Kesehatan RI Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Medical Record RSUD Jend. Ahmad Yani Metro. (2019). 10 Penyakit Terbesar Ruang Penyakit Dalam A.

Alivian, G. N., Purnawan, I., & Setiyono, D. (2019). Efektifitas Mendengarkan Murottal dan Doa Terhadap Penurunan Kecemasan Pada Pasien Hemodialisis di RSUD Wates. Jurnal Keperawatan Sriwijaya, 6(2), 13-17.

Solehati, T & Kosasih, C E. (2015). Konsep & Aplikasi Relaksasi dalam Keperawatan. Bandung: Refika Aditama.

Zahrofi, D. N., Maliya, A., & Listyorini, D. (2014). Pengaruh pemberian terapi murottal Al Quran terhadap tingkat kecemasan pada pasien hemodialisa di RS PKU Muhammadiyah Surakarta (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).

Rahayu, D. A., Hidayati, T. N., & Imam, T. A. (2018). The effect of Murottal therapy in decreasing depression of patients undergoing hemodialysis. Media Keperawatan Indonesia, 1(2), 6-10.

Mubarak, W H., Indrawati, L & Susanto, J. (2015). Buku Ajar Ilmu Keperawatan Dasar Buku 2. Jakarta: Salemba Medika.

Fay, S. D., & Istichomah, I. (2017). Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Mekanisme Koping Pada Pasien CKD (Chronic Kidney Disease) Yang Menjalani Hemodialisa Di RS Condong Catur YOGYAKARTA. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 8(1), 63-71.

Jangkup, J. Y., Elim, C., & Kandou, L. F. (2015). Tingkat kecemasan pada pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis di BLU RSUP Prof. DR. RD Kandou Manado. e-CliniC, 3(1).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id