PENERAPAN KOMPRES DINGIN TERHADAP PENURUNANNYERI PADA PASIEN FRAKTUR TIBIA DI KOTA METRO
(1) 
(2) 
(3) 
(*) Corresponding Author
Abstract
Fraktur merupakan kerusakan kontinuitas tulang, baik yang bersifat total atau sebagian yang
disebabkan oleh trauma fisik, keadaan tulang, tenaga, kekakuan sendi, sehingga akan mengalami
gangguan fisiologis salah satunya berupa nyeri. Nyeri merupakan sensasi ketidaknyamanan yang
bersifat individual. Masalah keperawatan yang muncul pada pasien fraktur adalah gangguan rasa
nyaman atau nyeri, hal tersebut membutuhkan manajemen nyeri yang tepat seperti menggunakan
kompres dingin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan kompres dingin terhadap
penurunan nyeri pada pasien fraktur tibia di kota metro. Metode: Desain penerapan karya tulis
ilmiah ini menggunakan desain studi kasus dengan subyek yang digunakan 1 (satu) orang pasien
fraktur tibia di kota metro. Hasil: Penerapan ini menunjukan bahwa, sebelum di lakukan kompres
dingin skala nyeri pasien adalah 6 dalam katagori nyeri sedang setelah diberikan kompres dingin
selama 3 hari berturut-turut, nyeri pasien berkurang menjadi skala nyeri 1 dalam katagori ringan.
Kesimpulan: Didapatkan bahwa kompres dingin dapat menurunkan nyeri pada pasien fraktur.
Rekomendasi dari hasil penelitian adalah kompres dingin dapat dijadikan sebagai tindakan mandiri
keperawatan non farmakologi untuk menurunkan nyeri.
Full Text:
PDFRefbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Cendikia Muda
Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id