PENERAPAN FISIOTERAPI DADA DAN NEBULIZER DALAM MENINGKATKAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN PPOK

Anggi Setiawan1* Janu Purwono2 Immawati Immawati3
(1) Akademi Keperawatan Dharma Wacana Metro
(2) Akademi Keperawatan Dharma Wacana Metro
(3) 
(*) Corresponding Author

Abstract

Abstrak
WHO melaporkan 600 juta penduduk mengalami PPOK dan 65 juta termasuk kategori sedang dan
berat. Negara Asia Tenggara memiliki prevalensi 6,3% dan di Negara berpendapatan menengah,
PPOK menjadi penyebab kematian ketiga. Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) adalah
sekolompok penyakit paru menahun yang berlangsung lama dan disertai dengan peningkatan
resistensi terhadap aliran udara. Tujuan fisioterapi dada dan nebulizer yaitu untuk mengeluarkan
sekresi, dan reparisasi ventilasi, dan efektifitas pengunaan otot pernafasan. Dalam perawatan
pasien dengan PPOK salah satu terapi yang diberikan antara lain Fisioterapi dada dan nebulizer.
Subyek yang digunakan pasien PPOK untuk meningkatkan saturasi oksigen. Hasil Penulisan
setelah dilakukan penerapan Fisioterapi dada dan nebulizer dapat meningkatkan saturasi oksigen
pada pasien. Kesimpulan : Saturasi oksigen setelah dilakukan penerapan fisioterapi dada dan
nebulizer menunjukkan perubahan. Saturasi oksigen pasien meningkat dari 94% menjadi 96%.
Kata kunci : Fisioterapi dada dan nebulizer, pasien PPOK, saturasi oksigen

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Cendikia Muda

Diterbitkan oleh :
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)
Akademi Keperawatan Dharma Wacana
Jl. Kenanga No.03 Mulyojati 16C Metro Barat Kota Metro Lampung
Telp. 0725-46685
Faks. 0725-46685
Email: jurnalcendikiamuda@akperdarmawacana.ac.id